Kamis, 05 Desember 2013

1.VESPA ANTIQUE CLUB (VAC)
Vespa Antique Club (VAC) Indonesia berdiri pada 28 Oktober 1993 di Bandung, Jawa Barat. Awalnya, VAC Indonesia merupakan impian banyak anggota yang sebelumnya tergabung dalam VAC Jawa Barat yang diprakarsai oleh Drs. Solehudin dengan NRA 001, Drs. Acep Rahmat SH dengan NRA 002, Franky Rahmat dengan NRA 007, Dodo Suhendar dengan NRA 004, serta puluhan anggota VAC lainnya.

Dengan segala keterbatasan dan kecintaan terhadap sepeda motor yang saat ini sudah kurang diminati tersebut, VAC Indonesia memulai segala kegiatan yang bersifat positif. Bukan hanya sekedar touring ke berbagai kota di seluruh Indonesia, melainkan juga kegiatan-kegiatan sosial seperti bakti sosial. Pendeknya, VAC Indonesia merupakan sebuah organisasi yang bukan berkonotasi negatif seperti club-club sepeda motor lainnya.
Digunakannya kata 'Antique' sebenarnya hanya ucapan spontan masyarakat ketika melihat dan memperhatikan bentuk Vespa.

LAMBANG DAN MASKOT ORGANISASI

Lambang organisasi Vespa Antique Club adalah berupa Perisai Bulat yang di tengahnya bergambar Vespa berdasar warna hijau, putih, dan merah. Tulisan Vespa Antique Club mengelilingi gambar tersebut ditambahkan dengan tulisan kedudukan organisasi tingkat cabang dan ditambahkan dengan tulisan Indonesia di bagian paling atas. Warna dasar lambang memberikan arti, hijau kedamaian dan kesejukan, putih adalah kesucian, dan merah adalah keberanian. Secara keseluruhan, warna tersebut dapat diartikan dengan berani menghadapi tantangan dalam kedamaian dan kesucian hati.

Sementara maskot Vespa Antique Club adalah atribut khas organisasi berupa gambar abtsrak serangga jenis lebah atau yang juga dikenal dengan sebutan lebah. Lebih dari itu juga ditambahkan dengan lambang Vespa yang bermakna anggota perkumpulan VAC yang memiliki sifat dan perilaku seperti kehidupan lebah yaitu memiliki persatuan dan kesatuan dalam sikap, tekad, dan gerak dalam membangun serta memperkokoh komunitas dari kesamaan hoby pada Vespa.

Kebersamaan yang dimiliki VAC berdasarkan pada prinsip kekeluargaan. Kepekaan dan kepedulian terhadap upaya penanggulangan permasalahan yang terjadi bukan saja dalam organisasi, melainkan juga di sekeliling organisasi. Berdedikasi dan berloyalitas terhadap tegaknya kehormatan dan keharuman nama organisasi merupakan tekad utama seluruh anggota VAC.

ORGANISASI DAN KEANGGOTAAN

Kegiatan organisasi VAC yang berangkat dari kesamaan hoby sebelumnya memang lebih mengedepankan aspek silaturahmi, menyalurkan hoby otomotif, dan melakukan perjalanan wisata dengan berkendara. Meski konsep penyelenggaraan terkesan sederhana dan tidak terlalu formal, namun pengurus dan pendiri sepakat untuk tetap menerapkan disiplin keanggotaan seperti berdirinya cabang baru, memberi nomor Nomor Registrasi Anggota (NRA), hingga memberikan sanksi pemecatan kepada anggota yang melanggar ketentuan organisasi VAC.

Melalui proses perjalanan yang cukup panjang serta berbagai upaya pembenahan dan penyempurnaan dari setiap periode kepengurusan, VAC telah banyak mengalami perkembangan dan peningkatan, baik dalam program kerja, jenis kegiatan yang diselenggarakan, organisasi dan keanggotaan, mau pun dalam hal persamaan visi dan misi organisasi pada masa-masa mendatang.

Keanggotaan VAC kini tidak lagi ada di Bandung sebagai kota kelahiran, melainkan sudah menyebar ke berbagai daerah di Jawa Barat dan luar Jawa Barat. Dan perkembangan terakhir komunitas pemilik dan pengendara Vaspa di bawah panji organisasi VAC Indonesia antara lain adalah :

VAC Bandung Raya
VAC Bogor
VAC Indramayu
VAC Jakarta
VAC Pangandaran
VAC Purwakarta
VAC Subang
VAC Sukabumi
VAC Sumedang
VAC Tasikmalaya
VAC Garut
VAC Cirebon
VAC Serang Banten
VAC Lampung
VAC Lubuk Linggau
VAC Padang
VAC Pariaman
VAC Makassar

Sejak berdiri hingga melebar ke berbagai daerah di seluruh Indonesia, kini jumlah keanggotaan VAC sudah mencapai 3600 anggota dan semakin solid dalam berorganisasi.

PERIODE KEPEMIMPINAN

Periode 1993-1994 dipimpin oleh Drs. Solehudin NRA 001
Periode 1994-1996 dipimpin oleh Franky Rahmat NRA 007
Periode 1996-1999 dipimpin oleh Acep Rahmat, SH. NRA 002
Periode 1999-2000 dipimpin oleh Oong Komara NRA 051
Periode 2000-2002 dipimpin oleh Ajat Sudrajat NRA 055
Periode 2002-2007 dipimpin oleh Oong Komara NRA 051
Periode 2007-2011 dipimpin oleh Dedy Ibonk NRA 026
Sumber:http://vacbandungtengah.blogspot.com


2.SCOOTER OWNERS GROUP (SOG)
Scooter Owners Group Indonesia dididirikan pertama kali pada akhir February 1995 di Gg.Nangkasuni Kota Bandung dengan nama Vesva Owners Club (VOC) oleh 10 (sepuluh) orang yang selanjutnya disebut Pendiri Scooter Owners Group Indonesia. yakni Kol.CPM (purn) .H.D Moerabed, Tono.S, Abah Iman, A.Raddy, Boy Januar,Beno.H, Wawan, Saman, Yayan Peloy (alm), Anthony.
Kenyataan dan Perkembangan dunia Otomotif di Tanah air membuat para pendiri dengan mengusung niat mewadahi lebih universal terhadap itu ,maka nama awal ‘Vesva’ karena di anggap tidak memenuhi untuk hal tersebut berganti Istilah Vesva menjadi Scooter artinya Organisasi ini dapat menampung berbagai jenis kendaraan bermotor termasuk kategori Scooter ,berkenaan dengan penyusunan AD/ART yang dijadikan landasan aturan dan tidak bertentangan dengan konsekwensi tentang nama club dan aturan lainnya menjadi Scooter Owners Club (SOC).
Seiring berjalannya waktu dan perkembangan Organisasi yang menunjukan arah yang positive dan lebih besar maka atas usulan dari Penasehat penggunaan Club dirubah dengan tujuan memiliki arti yang lebih besar sepertinya organisasi motor lainya seperti HOG (Harley Owners Group) maka disepakati Nama SOC berubah menjadi Scooter Owners Group (SOG) dan hal ini sesuai dengan harapan dan tujuan para pendiri.
Respon positive dari para pemilik kendaraan roda dua jenis Scooter terbukti banyaknya Anggota yang tergabung walaupun masih di seputar Bandung Raya.
Berdasar pada hal tesersbut diatas maka 18 maret 1995 Scooter Owners Group diresmikan menjadi Club Scooter dengan nama Scooter Owners Group, oleh Kapolwiltabes Bandung saat itu bertempat di Halaman Polwiltabes Bandung.
Perkembangan SOG secara Organisasi resmi dibantu Media masa cetak dan eleltronikdalam dan Luar Negeri seperti ‘Scooter Magazine” keluaran Inggris menjadikan daya tarik yang berarti dengan bergabung nya pecinta otomotif sejenis dari daerah daerah di Jawa Barat bahkan seluruh Indonesia dan sekarang memiliki Brother SOG di Singapura,BrunaiDarussalam,Malysia,Thailand dan beberapa Negara diwilayah Asia Tenggara.
Pesatnya perkembangan SOG melahirkan Munas l yang salah satunya menetapkan dibentuknya Scooter Owners Group Indonesi (SOGI) pada Tanggal 10 Mei 1998,untuk mewadahi Cabang SOG yang berada di wilayah Nusantara dan Luar Negeri ,hingga saat ini SOG Indonesia telah melaksankan Munas untuk Yang ke V di Bandar Lampung pada Tanggal 10-12 Desember 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar